Cinta meninggikan jiwa yang berharapan baik,
tapi memenjara jiwa yang suka mengasihani diri sendiri. ...
Marilah kita pisahkan keindahan cinta,
dari kesalahan kita dalam memilih orang untuk dicintai.
Karena,
Cinta adalah kekuatan yang memuliakan,
bukan alasan untuk menelantarkan kehidupan.
Anda berbahagia bukan karena
Anda sudah sampai di kebahagiaan.
Anda berbahagia karena Anda setia
memelihara kebaikan dalam diri Anda. ...
Tapi
kebahagiaan bukanlah sebuah keadaan
yang bebas dari kesedihan.
Jiwa yang baik
akan tetap mampu merasakan kebahagiaan
bahkan di dalam kesedihan,
jika dia tetap memelihara kebaikan
dalam kata-katanya, dan dalam perilakunya,
bahkan kepada yang menjahatinya.